Nastar selalu menjadi bintang di meja Lebaran. Bentuk mungilnya sederhana, tetapi kilau permukaannya sering menjadi penentu pertama apakah kue terlihat menggoda atau biasa saja.
Di dapur profesional, tampilan nastar yang glowing bukan sekadar kebetulan. Ada teknik, komposisi bahan, serta alat yang tepat agar warna emas muncul merata tanpa membuat permukaan pecah.
Bagaimana sebenarnya cara mendapatkan olesan nastar yang kinclong seperti di toko kue? Nah, di artikel ini, Jaya Agung Mesin akan membahas rahasia bahan, teknik, dan alat yang sering digunakan oleh para pembuat kue berpengalaman.
Bahan Tambahan Selain Kuning Telur untuk Efek Glowing
Banyak orang mengandalkan kuning telur saja. Padahal dalam praktik baking profesional, ada beberapa bahan tambahan yang membuat permukaan nastar terlihat lebih licin dan mengilap.
Berikut bahan tambahan yang sering digunakan untuk menghasilkan efek glowing alami pada nastar.
1. Minyak Goreng/Minyak Sayur
Sedikit minyak nabati sering ditambahkan dalam campuran olesan. Fungsinya memberi lapisan tipis yang membuat permukaan kue terlihat licin setelah dipanggang.
Takaran yang digunakan biasanya sekitar satu sendok teh. Mengapa sedikit saja? Karena terlalu banyak minyak justru membuat warna nastar kurang tajam.
2. Susu Kental Manis (SKM)
Susu kental manis membantu menciptakan warna keemasan yang lebih hangat. Kandungan gula di dalamnya akan mengalami karamelisasi ringan saat dipanggang.
Hasilnya? Permukaan nastar terlihat lebih glossy dengan sentuhan warna emas yang lembut.
3. Madu
Madu juga sering digunakan sebagai bahan tambahan olesan nastar. Teksturnya memberi efek kilap alami sekaligus aroma manis yang ringan.
Namun penggunaannya harus sangat sedikit, sekitar setengah sendok teh. Jika berlebihan, permukaan kue bisa menjadi lengket setelah matang.
4. Pewarna Makanan Kuning Telur
Beberapa pembuat kue menambahkan sedikit pewarna makanan khusus baking untuk memperkuat warna kuning telur.
Hanya dua hingga tiga tetes sudah cukup. Tujuannya bukan mengubah rasa, melainkan mempertegas tampilan emas yang sering dicari pada nastar premium.
Baca Juga: Rahasia Kue Nastar Lebaran yang Renyah & Manisnya Pas, Ini Tipsnya!
Resep Campuran Olesan Nastar
Setelah mengetahui bahan tambahan yang bisa digunakan, langkah berikutnya adalah menentukan komposisi yang tepat agar hasilnya konsisten.
Berikut resep sederhana yang sering digunakan dalam produksi kue kering.
Memberikan Takaran perbandingan yang Pas
Campurkan dua butir kuning telur dengan satu sendok teh minyak sayur dan satu sendok teh susu kental manis. Kocok hingga rata lalu saring agar teksturnya halus.
Mengapa perlu disaring? Karena sisa serat telur bisa meninggalkan garis pada permukaan nastar saat dioles.
Tips Memilih Jenis Telur
Telur bebek sering menjadi pilihan utama dalam industri kue kering. Kuningnya lebih pekat dan kandungan lemaknya lebih tinggi dibanding telur ayam.
Apa hasilnya? Warna nastar biasanya lebih tajam dan efek glowing muncul lebih alami.
Teknik Mengoles: Kapan Waktu yang Tepat?
Selain bahan, waktu pengolesan juga sangat menentukan hasil akhir. Banyak nastar terlihat kusam karena olesan diberikan pada tahap yang kurang tepat.
Teknik berikut sering digunakan oleh para baker agar hasilnya lebih maksimal.
1. Panggang Setengah Matang
Nastar biasanya dipanggang lebih dulu hingga sekitar 70 persen matang. Tandanya dasar kue sudah berwarna kuning muda.
Setelah itu loyang dikeluarkan dari oven dan didiamkan sekitar lima menit sebelum proses olesan dilakukan.
2. Double Coating (Dua Kali Oles)
Teknik ini sering dipakai oleh pembuat kue profesional. Lapisan pertama dioles tipis, lalu nastar dipanggang kembali sekitar sepuluh menit pada suhu sekitar 130°C.
Setelah itu diberikan lapisan kedua. Hasil akhirnya? Permukaan kue terlihat lebih halus dan kilau emasnya muncul lebih merata.
Baca Juga: Jelang Lebaran, Begini Cara Memulai Usaha Kue Kering dari Rumah
Tips Tambahan: Pemilihan Kuas yang Tepat
Selain bahan dan teknik, alat sederhana seperti kuas juga sangat berpengaruh terhadap tampilan nastar.
Detail kecil ini sering dianggap sepele, padahal hasilnya cukup signifikan.
- Pilih kuas silicone mini yang lembut agar olesan merata tanpa meninggalkan garis pada permukaan kue.
- Hindari kuas nilon yang terlalu kaku karena sering meninggalkan goresan pada lapisan telur.
- Setelah digunakan, kuas perlu dicuci bersih agar sisa minyak atau telur tidak memengaruhi olesan berikutnya.
Dalam produksi kue skala besar, kuas silikon memang lebih disukai karena lebih higienis dan mudah dibersihkan.
Kesimpulan
Jadi, nastar glowing ternyata bukan hanya soal kuning telur. Kombinasi bahan tambahan seperti minyak sayur, susu kental manis, atau madu dapat membantu menciptakan kilau alami yang menggoda.
Ditambah teknik pengolesan yang tepat serta alat yang sesuai, tampilan nastar bisa meningkat jauh lebih menarik tanpa mengubah rasa khasnya.
Untuk mendukung proses pembuatan nastar maupun kue kering lainnya, berbagai peralatan baking berkualitas juga tersedia di Jaya Agung Mesin yang membantu produksi kue menjadi lebih praktis dan konsisten.
